Xiaomi resmi memperbarui daftar End of Life (EOL) atau akhir masa dukungan dengan menambahkan 10 hp dan tablet dari lini Xiaomi, Poco, serta Redmi.
Keputusan tersebut berarti perangkat yang masuk daftar tidak lagi menerima pembaruan HyperOS, patch keamanan, maupun perbaikan bug.
Informasi tersebut diumumkan melalui pembaruan daftar resmi Xiaomi Security Center. Pengguna hp Xiaomi yang tidak dapat update perlu mulai memperhatikan status perangkatnya.
Xiaomi Resmi Akhiri Dukungan untuk Sejumlah Perangkat
Masuknya perangkat ke daftar EOL sebenarnya bukan kejutan karena sebagian besar model sudah lama tidak menerima pembaruan.
Namun, pengumuman resmi tetap penting karena menegaskan bahwa Xiaomi tidak akan lagi merilis patch keamanan, bahkan jika ditemukan celah keamanan baru di masa mendatang.
Dampak terbesar terasa bagi pengguna yang masih memakai perangkat sebagai hp utama. Tanpa pembaruan keamanan, risiko terhadap kerentanan sistem akan semakin besar.
Salah satu model yang paling disayangkan adalah Xiaomi 12S Ultra. Kini, perangkat premium tersebut resmi kehilangan dukungan pembaruan.
Saat meluncur pada 2022, hp tersebut mendapat banyak pujian berkat kamera hasil kolaborasi Leica dan performa Snapdragon 8+ Gen 1.
Menurut informasi Xiaomi Security Center, kebijakan dukungan yang lebih panjang hingga enam tahun pembaruan keamanan dan empat kali pembaruan sistem operasi baru diterapkan untuk perangkat flagship yang diluncurkan mulai 2025.
Karena itu, hp yang meluncur pada 2022 dan 2023 masih mengikuti kebijakan lama dengan masa dukungan yang lebih singkat.
Bagi pengguna Xiaomi 12 versi global, status pembaruan dapat berbeda karena penghentian dukungan hanya berlaku untuk beberapa varian firmware tertentu.
Xiaomi menyarankan pengguna memeriksa status perangkat melalui Xiaomi Security Center.
Daftar Hp Xiaomi yang Tidak Dapat Update Lagi
Berikut perangkat yang resmi masuk daftar End of Life (EOL) Xiaomi:
- Xiaomi 12
- Xiaomi 12 Pro
- Xiaomi 12S Ultra
- Xiaomi Pad 6
- Xiaomi Pad 6 Pro
- Poco X5 5G
- Poco X5 Pro 5G
- Redmi Note 12T Pro
- Redmi K60E
- Redmi 10 5G
Sebagian besar perangkat tersebut dipasarkan di China dan beberapa wilayah tertentu seperti Indonesia serta Rusia.
Apabila hp kamu termasuk dalam daftar di atas, perangkat masih dapat digunakan seperti biasa.
Namun, pengguna tidak lagi memperoleh pembaruan HyperOS, patch keamanan, maupun perbaikan bug.
Karena itu, jika keamanan dan dukungan jangka panjang menjadi prioritas, kebijakan pembaruan terbaru Xiaomi layak menjadi pertimbangan saat membeli hp berikutnya.

