Garmin Forerunner 70 dan 170 Resmi, Latihan Lari Jadi Lebih Terarah

Garmin Indonesia resmi merilis Forerunner 70 dan Forerunner 170 sebagai smartwatch running GPS terbaru untuk segmen entry dan mid-tier.

Kehadiran dua model ini menyasar pelari pemula hingga progressing runners yang ingin berlatih lebih rapi, lebih terukur, dan lebih mudah diikuti langsung dari pergelangan tangan.

Dengan kombinasi Garmin Coach, quick workouts, daily suggested workouts, serta metrik latihan yang lengkap, Garmin ingin membuat latihan lari terasa lebih sederhana, tetapi tetap efektif.

Menurut Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, banyak pelari memulai dari target sederhana seperti ingin lebih aktif atau menyelesaikan jarak tertentu.

Tantangannya adalah menjaga latihan tetap terarah sejak awal. Karena itu, Garmin menghadirkan pengalaman structured training yang lebih mudah diakses agar pengguna bisa membaca progres tubuh dan membangun konsistensi.

Fitur Forerunner 70 dan Forerunner 170

Forerunner 70 dan Forerunner 170 dirancang agar latihan terasa lebih sederhana, tetapi tetap terarah.

Garmin menempatkan fitur-fitur penting langsung di jam, sehingga pengguna bisa fokus berlari tanpa harus repot menyusun program workout secara manual.

Hasilnya, latihan jadi lebih mudah dijalani, terutama bagi pengguna yang baru membangun kebiasaan lari.

Berikut fitur-fitur unggulan dari Forerunner 70 dan Forerunner 170:

  • Train with the essentials, termasuk built-in GPS, waktu, jarak, pace, dan wrist-based heart rate.
  • Quick workouts terbaru menyederhanakan latihan dengan membuat workout suggestions yang disesuaikan berdasarkan level kebugaran pelari. Pengguna hanya perlu memilih durasi dan tingkat intensitas latihan yang diinginkan.
  • Garmin Coach training plans untuk membantu pengguna berlatih menuju event, mencapai milestone, atau meningkatkan kebugaran. Rencana latihan ini dapat beradaptasi secara harian berdasarkan metrik kesehatan dan recovery. Selain program latihan yang lebih intens, Garmin Run Coach juga menghadirkan rencana baru dengan run/walk workouts dan volume latihan yang lebih rendah.
  • Daily suggested workouts, termasuk run/walk workouts terbaru, yang dapat beradaptasi setelah setiap sesi lari untuk menyesuaikan performa dan recovery pengguna.
  • Advanced training features yang didukung oleh Garmin Human Performance Lab, termasuk training readiness, training status, wrist-based running power, dan running dynamics. Pengguna juga dapat mengakses lebih dari 80 built-in sports apps, termasuk swimming, cycling, strength training, dan aktivitas lainnya.

Fitur Forerunner 70 dan Forerunner 170

Garmin menambah nilai lewat ekosistem data yang saling terhubung. Melalui training readiness, pengguna bisa mengetahui kesiapan tubuh sebelum latihan.

Sementara itu, training status membantu melihat arah perkembangan latihan. Dua metrik ini sangat berguna karena membuat pelari tidak asal mengejar volume, tetapi benar-benar memahami apakah tubuh siap untuk sesi berikutnya.

Kemudian ada wrist-based running power dan running dynamics yang memberi gambaran lebih detail tentang performa saat berlari.

Data ini membantu pengguna melihat efisiensi gerakan, stabilitas, serta karakter lari mereka sendiri. Bagi pelari yang ingin berkembang lebih serius, fitur semacam ini bisa menjadi pembeda besar.

Garmin juga melengkapi perangkat ini dengan metrik pendukung kesehatan seperti advanced sleep tracking, sleep coach, HRV status, Pulse Ox, lifestyle logging, dan Health Status.

emua data tersebut membantu pengguna memahami bagaimana kualitas tidur, recovery, dan kondisi harian memengaruhi performa latihan.

Dengan pendekatan seperti ini, latihan terasa lebih personal dan lebih tepat sasaran.

Perbedaan Forerunner 70 dan Forerunner 170

Meski sama-sama membawa pendekatan running yang terarah, Forerunner 70 dan Forerunner 170 memiliki beberapa perbedaan penting.

Dari sisi daya tahan baterai, Forerunner 70 menawarkan ketahanan hingga 13 hari dalam mode smartwatch.

Sementara itu, Forerunner 170 dan Forerunner 170 Music sama-sama dibekali baterai hingga 10 hari dalam mode smartwatch.

Pilihan warna juga berbeda. Forerunner 70 hadir dalam Citron, Soft Pink, Tidal Blue, Cool Lavender, Black, dan Whitestone.

Varian ini terasa lebih beragam untuk pengguna yang ingin smartwatch dengan tampilan lebih personal.

Sementara itu, Forerunner 170 punya satu pembeda tambahan lewat varian Forerunner 170 Music. Versi ini memungkinkan pengguna mengunduh lagu, podcast, dan konten audio dari layanan musik pihak ketiga yang didukung.

Setelah itu, pengguna bisa mendengarkannya secara phone-free lewat wireless headphones. Fitur ini cocok untuk pelari yang ingin berlari lebih bebas tanpa harus membawa ponsel.

Secara umum, keduanya tetap berada dalam satu benang merah yang sama. Garmin menghadirkan smartwatch yang mudah digunakan, nyaman dipakai harian, tetapi tetap kuat untuk mendukung latihan lari yang terstruktur.

Harga dan ketersediaan

Garmin Forerunner 70 dibanderol Rp4.659.000. Sementara itu, Garmin Forerunner 170 dijual seharga Rp5.589.000, dan Garmin Forerunner 170 Music hadir dengan harga Rp6.529.000.

Kedua smartwatch ini sudah tersedia resmi di Indonesia mulai hari ini melalui jaringan Garmin Brand Stores offline di seluruh Indonesia, serta lewat Garmin Official Stores di Shopee, Lazada, Tokopedia, Blibli, Eraspace, dan TikTok.

Artikel Terkait
- Advertisment -
Google search engine

Artikel Terbaru

Gadget Terbaru