Xiaomi memperlihatkan perkembangan terbaru proyek robot miliknya melalui sebuah video yang dibagikan pendiri sekaligus CEO Xiaomi, Lei Jun.
Dalam video tersebut, sebuah robot berwarna putih terlihat bekerja di area pabrik dengan melipat kotak penyimpanan portabel sebelum mendorongnya ke samping.
Setelah itu, kamera beralih ke mode swafoto yang memperlihatkan robot lain berwarna hitam sebagai “supervisor” yang memantau pekerjaan.
Robot tersebut bahkan terlihat memberikan gestur tangan ke arah kamera, menunjukkan bahwa Xiaomi mulai mengembangkan peran robot tidak hanya untuk pekerjaan fisik, tetapi juga fungsi pengawasan di lingkungan manufaktur.
Robot Xiaomi Mulai Menangani Pekerjaan dan Pengawasan di Pabrik
Video terbaru memperlihatkan bagaimana robot menjalankan tugas melipat kotak penyimpanan portabel di area produksi.
Setelah menyelesaikan pekerjaan tersebut, video menampilkan robot lain yang berperan sebagai supervisor.
Robot supervisor dengan warna hitam terlihat mengawasi proses kerja sekaligus memberikan gestur santai ke arah kamera.
Demonstrasi ini menunjukkan bahwa Xiaomi terus mengembangkan penggunaan robot untuk mendukung berbagai aktivitas manufaktur, termasuk pekerjaan operasional dan fungsi pemantauan.
Tingkat Keberhasilan Robot Terus Meningkat di Berbagai Area Produksi
Berdasarkan laporan Xiaomi sebelumnya, robot yang bertugas di stasiun pemasangan mur self-tapping telah menyelesaikan satu kuartal pelatihan.
Robot tersebut mencatat tingkat keberhasilan operasi dua sisi sebesar 98%, hanya terpaut 1% dari performa pekerja manusia. Hasil tersebut menandai kelulusannya dari program “magang”.
Selain itu, robot-robot ini juga mulai ditempatkan di area logistik pada workshop perakitan akhir.
Untuk tugas seperti menyortir panel samping dashboard dan melipat tempat daur ulang, robot mampu mencapai tingkat keberhasilan sekitar 90%.
Pengembangan Robot Xiaomi Terus Berlanjut
Video yang dibagikan Lei Jun memperlihatkan pendekatan bertahap Xiaomi dalam mengembangkan otomatisasi di lingkungan manufaktur.
Perusahaan secara bertahap memperluas jenis pekerjaan yang dapat ditangani robot sambil terus meningkatkan tingkat presisi agar semakin mendekati kemampuan manusia.
Melalui perkembangan tersebut menunjukkan bahwa robot tidak hanya disiapkan untuk membantu pekerjaan fisik, tetapi juga mulai menjalankan peran pengawasan dalam proses produksi.
Perusahaan juga menyatakan bahwa pengguna yang ingin mengikuti perkembangan kemampuan robot Xiaomi dapat memantau pembaruan teknologi selanjutnya.

