Acer kembali menegaskan langkah besarnya di dunia pendidikan lewat Acer Edu Summit Asia Pacific 2026 di Jakarta.
Forum mempertemukan pelaku pendidikan dari Asia Pasifik untuk membahas peran AI, inovasi, dan pendidikan yang berpusat pada manusia.
Tahun ini, forum tersebut kembali hadir setelah pertama kali digelar pada 2025. Pesertanya datang dari Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Filipina, Sri Lanka, dan Vietnam.
Kehadiran banyak negara ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar penting dalam pengembangan ekosistem pendidikan digital Acer.
Dalam sambutannya, Andrew Hou, President of Pan Asia Pacific Operations, Acer Inc., mengatakan bahwa forum ini mencerminkan komitmen Acer untuk membentuk masa depan pendidikan melalui teknologi.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi regional agar transformasi yang bermakna benar-benar terjadi dan tetap berangkat dari kebutuhan manusia.
Selama dua hari, Acer menghadirkan diskusi seputar pembelajaran personal, literasi digital, dan peran pendidik yang terus berubah seiring kemajuan teknologi.
Acer juga menekankan pendekatan human-centered education, sehingga teknologi tidak menggantikan peran guru, tetapi justru memperkuat proses belajar.
Solusi teknologi dan perangkat yang dibawa Acer

Pada ajang ini, Acer juga menampilkan perkembangan terbaru dari MIT Media Lab dan City Science Group, termasuk Learning Foundry for AI and Robotics (FAIR).
Dalam sesi mereka, Dr. Michael Lin dan Wolfgang Gruel menjelaskan bagaimana Learning FAIR memanfaatkan AI untuk membuat pembelajaran lebih personal, relevan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Acer turut menghadirkan perspektif lain dari dunia pendidikan dan industri. Jun-Yu Fan, President of Chang Gung University of Science and Technology, membahas transformasi pedagogi melalui sesi “The Algorithm of the Nursing Soul.”
Ia menunjukkan pergeseran dari metode hafalan menuju pemanfaatan AI untuk pemahaman klinis yang lebih dalam.
Sementara itu, Charles Le, AI Solutions Senior Manager di Altos Computing, menyoroti pentingnya infrastruktur pendidikan yang kuat agar implementasi AI bisa berjalan efektif.
Dari sisi solusi, Altos Computing memperkenalkan ekosistem infrastruktur AI terintegrasi, termasuk Altos BrainSphere R680 F7, P330 F6 SE, P130 F10, dan GB10 F1.
Acer juga menampilkan lini Copilot+ PC bertenaga Intel® Core™ Ultra Series 3, seperti TravelMate P4 Spin 14 AI, TravelMate P4 14 AI, dan TravelMate P2 AI.
Perangkat ini dirancang ringan, fleksibel, dan cocok untuk kelas modern. TravelMate P4 Spin 14 AI bahkan sudah punya layar sentuh dan stylus untuk aktivitas belajar yang lebih interaktif.
Melalui Acer Edu Summit 2026, perusahaan ini kembali menunjukkan bahwa masa depan pendidikan tidak hanya soal perangkat, tetapi juga soal kolaborasi, akses, dan teknologi yang benar-benar membantu proses belajar.

