StepX Neo diperkenalkan oleh perusahaan AI asal China, StepFun, sebagai hp agentic pertama di dunia untuk pasar massal.
Berbeda dengan fitur AI pada kebanyakan hp saat ini yang masih membutuhkan banyak perintah dan perpindahan aplikasi, StepX Neo dirancang agar mampu menyelesaikan tugas kompleks secara otomatis.
Menurut informasi yang dibagikan StepFun, perusahaan yang didirikan oleh mantan karyawan Microsoft pada 2023, perangkat tersebut mengandalkan sistem operasi baru bernama Step AOS dengan agen AI bawaan bernama Step Amoo.
AI di Hp Saat Ini Masih Terbatas, StepX Neo Ingin Mengubahnya
Selama beberapa tahun terakhir, AI di hp umumnya hanya berfungsi sebagai alat bantu. Pengguna tetap harus membuka aplikasi tertentu, memberikan perintah satu per satu, lalu menyelesaikan proses secara manual.
StepFun menilai pendekatan tersebut kurang efisien. Karena itu, perusahaan mengembangkan StepX Neo dengan konsep agentic phone, yakni hp yang mampu memahami satu perintah dalam bahasa alami, kemudian menjalankan seluruh rangkaian pekerjaan hingga selesai.
Melalui Step Amoo, pengguna cukup menyampaikan kebutuhan, sementara sistem akan menggabungkan fungsi aplikasi, layanan web, hingga fitur bawaan perangkat tanpa harus berpindah aplikasi.
AI tersebut juga mempelajari kebiasaan pengguna, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang semakin personal seiring waktu.
Untuk kebutuhan perjalanan, StepX Neo mampu menerjemahkan percakapan langsung, pesan, panggilan telepon, hingga tulisan pada rambu jalan, menu restoran, maupun papan informasi museum dalam 32 bahasa, termasuk sejumlah dialek regional.
Bahkan, pengguna tetap dapat mengakses jadwal transportasi, agenda perjalanan, maupun informasi lokal meski sedang berada di area tanpa sinyal.
Apa yang Membedakan StepX Neo dari Hp AI Lain?
Keunggulan utama StepX Neo terletak pada Step AOS, sistem operasi agentic yang dibangun menggunakan atomic capability engine.
Mesin tersebut membagi fungsi perangkat menjadi empat kategori, yaitu komunikasi, aplikasi, file, dan alat sistem melalui standar MCP, sehingga AI dapat mengombinasikannya untuk menyelesaikan tugas secara menyeluruh.
Step AOS juga menghadirkan antarmuka Natural User Interface (NUI) yang menggabungkan input suara dan visual.
Menurut StepFun, pendekatan tersebut mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat, dari mengoperasikan hp menjadi cukup menyampaikan hasil yang diinginkan.
Agar AI tetap dapat dipercaya, StepFun melengkapinya dengan tiga sistem pendukung, yakni Memory untuk mengelola memori pengguna dan agen AI, Decision-making yang memilih model AI sesuai tingkat kesulitan tugas, serta Security yang menghadirkan trusted execution, audit trail penuh, izin sementara, dan fitur pembatalan satu sentuhan.
Seluruh kemampuan tersebut ditenagai model AI Step Edge, yang diklaim dioptimalkan untuk berjalan langsung di perangkat dan memimpin model AI edge sekelasnya pada 29 benchmark, meski perusahaan belum mengungkap benchmark yang digunakan.
Sebagai pelengkap, StepFun juga menggandeng berbagai layanan seperti Ctrip, Alipay, Didi, Meituan, WPS, dan CapCut agar StepX Neo mampu menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan, pembayaran, transportasi, pekerjaan kantor, hingga pembuatan konten secara end-to-end.
Hingga kini, StepFun belum mengumumkan harga maupun jadwal peluncuran resmi hp tersebut.

