Skyworth Group dilaporkan akan mengambil alih kendali bisnis TVÂ milik Panasonic Holdings untuk wilayah Eropa dan Amerika Utara.
Langkah strategis ini bertujuan mempercepat ekspansi global produsen elektronik asal China tersebut di pasar internasional.
Panasonic memutuskan untuk mengalihkan operasi penjualan TV di dua wilayah besar tersebut mulai 1 April 2026. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan karena adanya tekanan finansial.
Meski begitu, Panasonic tetap memberikan jaminan bahwa tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) baru atau pengurangan fasilitas pabrik akibat kesepakatan ini.
Akira Toyoshima, CEO Panasonic Entertainment & Communication, menyatakan, “model bisnis baru ini akan menggabungkan keunggulan teknis inti Panasonic dalam pemrosesan AV dengan skala ekonomi produksi global dari Skyworth.”
Dominasi Produsen China di Pasar Global
Data menunjukkan bahwa Skyworth saat ini berada di posisi keenam dunia dengan pengiriman 8,2 juta unit TV tahun lalu.
Dengan bergabungnya operasional Panasonic, pengiriman tahunan Skyworth diprediksi mencapai 9 juta unit.
Tren ini memperlihatkan kekuatan merek China yang semakin dominan, menyusul langkah TCL yang bermitra dengan Sony dan Hisense yang sebelumnya mengakuisisi bisnis TV Toshiba.
Kerja sama ini secara resmi berlaku mulai April 2026. Panasonic menegaskan akan tetap memberikan layanan purna jual untuk semua unit yang terjual sebelum maupun sesudah masa transisi ini.
Jadi, konsumen tidak perlu khawatir mengenai dukungan servis jika membeli TV Panasonic di masa mendatang.

