Kamis, Februari 5, 2026
More

    Robot Vacuum & Kulkas Samsung Kantongi BSI IT Security Label; Pertahankan Peringkat “Standard” KISA CIC

    Samsung Pertahankan Peringkat “Standard” KISA CIC untuk Robot Vacuum & Kulkas.

    Samsung Electronics mengumumkan dua perangkat rumah tangga terbarunya—robot vacuum Bespoke AI Jet Bot Steam Ultra dan kulkas Bespoke AI—telah meraih BSI IT Security Label, menyusul penandatanganan mutual recognition arrangement (MRA) antara Korea Internet & Security Agency (KISA) dan Federal Office for Information Security (BSI) Jerman.

    Skema MRA memungkinkan pengakuan timbal balik atas hasil evaluasi keamanan siber untuk produk berlabel, sehingga mempercepat akses pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan lintas negara.

    Seremoni peresmian MRA sekaligus perayaan pencapaian ini berlangsung di booth BSI pada IFA 2025, Berlin, dihadiri perwakilan utama dari BSI, KISA, dan Samsung Digital Appliances (DA).

    Dengan MRA, produk Samsung yang lulus Certification of IoT Cybersecurity (CIC) dari KISA dapat memperoleh pengakuan setara dalam skema label keamanan BSI.

    “Kami merasa terhormat menjadi yang pertama mendapatkan pengakuan bersama di bawah MRA Korea–Jerman,” ujar Jeong Seung Moon, Executive Vice President dan Head of the R&D Team untuk Digital Appliances Business di Samsung Electronics.

    “Kami akan terus memprioritaskan keamanan IoT yang kuat, sehingga pengguna dapat menikmati kenyamanan perangkat rumah bertenaga AI dengan lebih percaya diri.”

    Dalam skema CIC KISA, perangkat IoT dievaluasi ke dalam tiga level—Lite, Basic, dan Standard—berdasarkan kemampuannya melindungi dari ancaman digital.

    Tahun lalu, Samsung menjadi perusahaan pertama yang meraih peringkat tertinggi “Standard” untuk robot vacuum; dan hingga saat ini Samsung disebut satu-satunya merek yang memegang peringkat tersebut.

    Kini, robot vacuum cleaner dan kulkas terbaru juga kembali meraih “Standard” di CIC—penilaian yang hanya diberikan pada perangkat yang mampu bertahan terhadap upaya peretasan tingkat lanjut.

    Pencapaian teknis ini ditopang fondasi keamanan berlapis di ekosistem rumah terhubung Samsung. Selain Samsung Knox untuk perlindungan dari malware dan ancaman eksternal, perangkat menghadirkan:

    Knox Matrix Trust Chain untuk memantau status keamanan antarperangkat SmartThings yang saling terhubung, membantu mendeteksi dan mencegah pelanggaran.

    Knox Vault untuk menyimpan data sensitif (informasi pribadi, kredensial autentikasi) dalam chip keamanan terisolasi secara fisik.

    Dengan basis keamanan tersebut, pengguna dapat lebih percaya diri memanfaatkan fitur berbasis AI—seperti AI Object Recognition pada Bespoke AI Jet Bot Steam Ultra—serta konektivitas SmartThings pada perangkat rumah tangga lainnya.

    Samsung menampilkan kedua produk bersama inovasi AI dan konektivitas rumah pintar lainnya di IFA 2025.

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    - Advertisment -
    Google search engine

    Artikel Terbaru

    Gadget Terbaru