Nokia PHK 14.000 Karyawan Global Akibat Restrukturisasi

Perusahaan teknologi asal Finlandia, Nokia, secara resmi mengumumkan langkah restrukturisasi besar-besaran yang berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK).

Langkah pahit ini diambil sebagai upaya efisiensi di tengah kondisi pasar yang dinamis dan perubahan fokus bisnis perusahaan.

Laporan media menyebut Nokia saat ini memiliki sekitar 74.000 karyawan di seluruh dunia. Artinya, pemotongan 20 persen akan menghasilkan sekitar 14.000 posisi yang terdampak.

Jika laporan ini benar, dampaknya bisa terasa di banyak negara, termasuk India. Di India sendiri, Nokia dilaporkan memiliki sekitar 17.000 karyawan.

Jika hitungan yang sama diterapkan, maka sekitar 3.400 pekerjaan di sana bisa ikut terdampak.

Salah satu alasan restrukturisasi ini diduga berasal dari penggabungan dua unit bisnis pada 2023, yaitu Cloud and Network Services (CNS) dan Mobile Networks (MN).

Penggabungan itu kemungkinan menciptakan tumpang tindih peran, sehingga perusahaan kini mulai memangkas struktur yang dinilai terlalu gemuk.

Di sisi lain, Nokia India juga disebut mencatat penurunan net sales pada kuartal IV 2025. Nilainya turun menjadi 393 juta euro atau sekitar Rs 4.324,96 crore.

Angka ini turun 15 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, ketika Nokia membukukan 463 juta euro.

Selain isu PHK, ada juga perubahan besar di jajaran pimpinan. Tarun Chhabra, yang ditunjuk sebagai India Country Head sekaligus Senior Vice President of Mobile Networks pada April 2024, dilaporkan sudah keluar dari perusahaan.

Sementara itu, Nokia menunjuk Samar Mittal sebagai India Country Business Leader untuk mengawasi seluruh portofolio pelanggan.

Vibha Mehra juga dipercaya menjadi India Country Manager dengan fokus pada hubungan pemerintah dan komunikasi. Keduanya akan mulai bertugas pada 1 April 2026.

Dari laporan ini, terlihat bahwa Nokia sedang masuk fase penyesuaian besar. Perusahaan tampak berusaha merapikan struktur bisnis, menekan biaya, dan menyiapkan organisasi yang lebih ramping.

Nokia berharap langkah ini dapat memperkuat fundamental perusahaan dalam jangka panjang. Meski berat, restrukturisasi ini menjadi strategi wajib agar perusahaan tetap kompetitif di industri jaringan global.

Data PHK Nokia 2026:

Kategori Data
Total PHK Global +/- 14.000 Karyawan
Persentase PHK 20% dari total tenaga kerja
Dampak di India +/- 3.400 Karyawan
Penurunan Penjualan 15% (Q4 2025 vs Q4 2024)
Tanggal Efektif 1 April 2026
Source1
Artikel Terkait
- Advertisment -
Google search engine

Artikel Terbaru

Gadget Terbaru