Galaxy OS Disebut Bakal Gantikan One UI pada 2028
Samsung dikabarkan menyiapkan Galaxy OS sebagai pengganti One UI dengan integrasi AI lebih dalam. Benarkah perubahan ini hadir pada 2028?
14 Oktober 2026 · 3 menit baca

Samsung dikabarkan menyiapkan Galaxy OS sebagai calon pengganti One UI pada hp Galaxy, sebuah perubahan besar yang berpotensi mengubah cara pengguna mengakses fitur kecerdasan buatan (AI).
Bocoran dari leaker phonefuturist di X menyebut Samsung bekerja sama dengan Google untuk mengintegrasikan AI lebih dalam ke sistem, dengan seri Galaxy S28 pada 2028 sebagai kemungkinan titik peluncuran.
Jika terealisasi, langkah ini dapat menandai pergeseran strategi software Samsung, dari antarmuka Android yang kaya fitur menuju pengalaman yang lebih terintegrasi dengan AI.
Namun, Samsung belum mengonfirmasi proyek, nama sistem, maupun jadwal peluncurannya.
Poin Penting:
- Samsung dikabarkan mengembangkan Galaxy OS sebagai kemungkinan pengganti One UI.
- Proyek ini disebut melibatkan kerja sama lebih erat dengan Google untuk integrasi AI.
- Galaxy S28 pada 2028 diperkirakan menjadi salah satu kandidat perangkat pertama.
- Samsung belum mengonfirmasi nama, jadwal peluncuran, maupun fitur sistem tersebut.
Samsung Dikabarkan Siapkan Perubahan Besar pada One UI
Menurut bocoran phonefuturist, proyek software Samsung masih berada pada tahap awal. Nama yang dibahas kabarnya mencakup One UI 10 atau Galaxy OS.
Karena itu, belum jelas apakah Samsung benar-benar akan memperkenalkan sistem dengan nama baru.
Selama ini, One UI berkembang menjadi antarmuka Android dengan beragam fitur.
Samsung juga menghadirkan kemampuan AI untuk menulis, mengedit foto, menerjemahkan, dan membantu aktivitas pengguna lainnya.
Namun, penambahan fitur membuat integrasi antarlayanan menjadi hal penting.
Samsung disebut ingin menjadikan AI bagian inti sistem, bukan sekadar kumpulan alat yang bekerja secara terpisah.
Baca JugaHUAWEI WATCH GT 7 Series Siap Hadir, Bawa Fitur Kesehatan BaruIntegrasi AI Samsung dan Google Jadi Sorotan
Bocoran tersebut mengarah pada kolaborasi Samsung dan Google yang lebih erat.
Integrasi AI yang lebih dalam berpotensi membantu pengguna menyelesaikan tugas tanpa harus berpindah-pindah aplikasi.
Selain itu, rumor ini menyinggung kemungkinan layanan berbayar dari perusahaan pihak ketiga.
Meski demikian, sumber belum menjelaskan layanan apa yang akan tersedia, fitur mana yang berbayar, atau bagaimana skema langganannya.
Aspek biaya menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
Pengguna Galaxy tentu perlu mengetahui apakah fitur AI tertentu tetap gratis atau nantinya memerlukan pembayaran tambahan.
Baca JugaAcer Hadirkan Perlindungan 5 Tahun untuk Predator GamingGalaxy S28 2028 Berpotensi Jadi Titik Perubahan
Seri Galaxy S28 diperkirakan meluncur pada 2028. Rentang waktu tersebut masih memberi Samsung kesempatan untuk mengubah rencana pengembangan software.
Jika rumor ini benar, perubahan yang disiapkan Samsung mungkin tidak sekadar menghadirkan pembaruan tahunan.
Perusahaan berpotensi merombak cara AI terintegrasi dengan sistem, sekaligus menyederhanakan pengalaman penggunaan hp Galaxy.
Meski begitu, Galaxy OS belum menjadi produk resmi yang dikonfirmasi Samsung. Nama, fitur, dan jadwal peluncurannya masih belum pasti.
Pada akhirnya, keberhasilan perubahan ini akan bergantung pada manfaatnya bagi pengguna.
Integrasi AI yang lebih dalam perlu membuat aktivitas sehari-hari lebih praktis, bukan sekadar menambah fitur baru.




