DANA Indonesia berhasil menyabet penghargaan bergengsi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI karena secara konsisten memberantas aktivitas transaksi ilegal di ruang siber.
Apresiasi tersebut menobatkan perusahaan fintech tersebut sebagai korporasi paling aktif dalam melaporkan konten negatif melalui sistem Aduan Instansi.
Pengumuman resmi yang berlangsung di Tangerang Selatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa keamanan dana pengguna menjadi prioritas utama platform.
Melalui penguatan ekosistem digital, langkah kolaboratif tersebut memberikan nilai tambah berupa perlindungan transaksi finansial masyarakat yang komprehensif.
Pengguna gawai modern kini bisa menikmati layanan pembayaran nontunai dengan rasa aman berkat sistem proteksi berlapis.
Prestasi besar dari aplikasi dompet digital DANA menunjukkan komitmen jangka panjang dalam menyajikan ruang siber nasional yang bersih dan sehat.
Platform Aduan Instansi milik Komdigi baru saja mendapatkan peningkatan teknologi ke versi yang lebih canggih.
Pembaruan sistem tersebut memudahkan kementerian, lembaga, maupun korporasi untuk melaporkan situs bermasalah agar segera mendapat tindakan pemenuhan takedown.
Hingga saat ini, sistem canggih tersebut telah memproses lebih dari 9,2 juta konten internet negatif yang mayoritasnya merupakan aktivitas judi online.
DANA sendiri telah terintegrasi dengan platform aduan tersebut sejak tahun 2024 untuk memutus mata rantai penipuan siber yang marak di internet.
Memaksimalkan Fitur Keamanan DANA Protection di Hp Pengguna
Perusahaan finansial tersebut tidak hanya mengandalkan laporan eksternal, melainkan juga menerapkan sistem internal yang ketat.
Teknologi pemantauan transaksi berbasis risiko mendeteksi setiap penyalahgunaan layanan secara otomatis.
Vince Iswara selaku CEO & Co-Founder DANA Indonesia menjelaskan bahwa apresiasi tersebut memotivasi perusahaan untuk terus memperkuat benteng pertahanan digital.
“Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa DANA terus berkomitmen melakukan edukasi literasi digital, merespons aktivitas mencurigakan, serta mendukung terciptanya ekosistem digital yang sehat dan tepercaya,” tutur Vince.
Untuk memudahkan pengaduan masyarakat, pihak manajemen menghadirkan Posko Bantuan Keliling yang menjangkau 36 kota di Indonesia.
Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan fitur keamanan DANA Protection di hp mereka secara langsung.
Di dalam menu tersebut, fitur Scam Checker yang terhubung dengan database Komdigi siap membantu menyaring nomor telepon maupun tautan palsu sebelum transaksi terjadi.
Sistem pintar Smart Friction juga memberikan peringatan berlapis ketika mendeteksi adanya indikasi transfer ke rekening penipu.
Direktur Pengendalian Ruang Digital Komdigi, Safriansyah Yanwar Rosyadi, menyambut hangat kontribusi aktif tersebut dalam menjaga ketahanan siber nasional.
Menurut Safriansyah, tantangan besar tersebut membutuhkan sinergi yang cepat, terintegrasi, dan akuntabel dari berbagai sektor.
“Tantangan tersebut tidak dapat ditangani oleh satu instansi saja. Diperlukan kerja bersama, koordinasi yang cepat, serta sistem pelaporan yang efektif, terintegrasi, dan akuntabel,” kata Safriansyah.
Kolaborasi erat antara regulator dan pelaku industri finansial terbukti ampuh mempersempit ruang gerak kejahatan siber yang semakin kompleks.
Melalui integrasi teknologi mobile, ekosistem pembayaran digital di tanah air diharapkan tetap aman serta bertanggung jawab bagi seluruh masyarakat.
Informasi edukasi gawai dan tekno terpercaya ini disadur langsung dari rilis resmi DANA Indonesia demi meningkatkan kewaspadaan digital Anda.

