Kamis, Februari 5, 2026
More

    Counterpoint: Pasar Smartphone 2026 Susut 2,1%, Harga Naik

    Lonjakan harga RAM membuat pasar smartphone 2026 berisiko melemah. Counterpoint kini memproyeksikan pengiriman smartphone global turun 2,1% pada 2026, bukan lagi stabil. Tekanan biaya ini juga berpotensi mendorong harga smartphone naik.

    Counterpoint menilai kenaikan harga memori masih berlanjut. Perusahaan riset itu memperingatkan harga bisa naik lagi hingga 40% sampai kuartal II 2026.

    Dari sisi biaya komponen (Bill of Materials/BoM), Counterpoint mencatat BoM ponsel low-end sudah 25% lebih tinggi dibanding awal tahun.

    Kenaikan juga terjadi pada ponsel mid-range (15%) dan high-end (10%). Jika proyeksi kuartal II 2026 terwujud, BoM dapat naik lagi 8%–15%.

    Counterpoint memperkirakan pengapalan turun di banyak merek. Oppo dan vivo yang semula diprediksi tumbuh, kini masuk proyeksi penurunan.

    Xiaomi dan terutama Honor diperkirakan turun lebih dalam dari perkiraan awal. Apple dan Samsung ikut terdampak, tetapi Counterpoint menilai posisinya lebih kuat.

    Senior Analyst Yang Wang berkata, “Apple dan Samsung berada pada posisi terbaik untuk mampu bertahan dalam beberapa kuartal ke depan.”

    Kita akan melihat ini terjadi terutama pada OEM (produsen) asal Tiongkok seiring berjalannya tahun. Di lapangan, vendor mulai menata ulang lini produk dan memangkas spesifikasi.

    Senior Analyst Shenghao Bai mengatakan, “Pada beberapa model, kami melihat adanya penurunan spesifikasi seperti modul kamera, layar, komponen audio dan tentu saja, konfigurasi memori.”

    Counterpoint juga merevisi proyeksi ASP 2026: dari +3,9% menjadi +6,9%.

    Source1
    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    - Advertisment -
    Google search engine

    Artikel Terbaru

    Gadget Terbaru