BOOM Esports dan REKONIX Raih Runner-Up di APAC Predator League 2026

Tim Indonesia yakni BOOM Esports dan REKONIX sukses mengamankan posisi runner-up pada ajang bergengsi APAC Predator League 2026 di New Delhi, India.

Prestasi gemilang ini membawa pulang total hadiah masing-masing senilai USD20.000 sekaligus membuktikan dominasi atlet esports Tanah Air di kancah Asia Pasifik.

Perhelatan akbar yang berlangsung di Bharat Mandapam Convention Centre ini resmi berakhir pada 28 Januari 2026.

Turnamen ini mempertemukan tim-tim terbaik dari 14 region untuk memperebutkan takhta tertinggi pada kategori DOTA 2 dan Valorant.

Perjalananan BOOM Esports di Kategori Valorant

BOOM Esports menunjukkan taji mereka sejak fase grup kompetisi Valorant dimulai.

Tim perwakilan Indonesia ini menyapu bersih kemenangan saat melawan tim-tim kuat seperti Team NKT, GGEZ, dan LIT Esports.

Performa konsisten mereka berlanjut hingga babak semifinal dengan menumbangkan tim XIPTO.

Memasuki babak Grand Final, BOOM Esports bertemu dengan lawan tangguh asal Vietnam, Fancy United Esports. Pertandingan berlangsung sangat intens pada dua map yang tersedia.

Meskipun BOOM Esports memberikan perlawanan sengit, strategi solid lawan memaksa tim Indonesia puas di posisi runner-up.

Pencapaian ini tetap sangat membanggakan karena tim berhasil membawa pulang hadiah sebesar USD 20.000.

BOOM Esports di Kategori Valorant

REKONIX Tampil Disiplin dalam Final DOTA 2

Kabar membanggakan juga datang dari kategori DOTA 2 melalui penampilan REKONIX. Sejak awal turnamen, tim Indonesia ini bermain sangat terorganisir di jalur Upper Bracket.

Kombinasi strategi yang matang membawa mereka melaju mulus ke partai puncak tanpa kendala berarti.

Pada laga penentuan, REKONIX berhadapan dengan juara bertahan asal Malaysia, Myth Avenue Gaming. Tensi pertandingan meningkat drastis karena kedua tim saling menekan sepanjang laga.

Walaupun harus mengakui keunggulan lawan, REKONIX sukses mengunci posisi kedua dan mengamankan hadiah sebesar USD 20.000.

Hasil ini menegaskan bahwa kualitas pemain DOTA 2 Indonesia masih sangat kompetitif di level internasional.

Vietnam Jadi Tuan Rumah Selanjutnya

Setelah sukses di India, panitia resmi mengumumkan Vietnam sebagai tuan rumah untuk Grand Final APAC Predator League 2027 mendatang.

Pengumuman ini menjadi sinyal bagi para atlet untuk mulai mempersiapkan diri lebih awal demi merebut gelar juara.

Bagi tim esports Indonesia yang ingin mengikuti jejak kesuksesan BOOM Esports dan REKONIX, pendaftaran Predator League Indonesia akan kembali dibuka pada Oktober 2026.

Ini merupakan kesempatan besar bagi talenta baru untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung dunia.

Artikel Terkait
- Advertisment -
Google search engine

Artikel Terbaru

Gadget Terbaru