Alipay+ mengumumkan perluasan besar pada ekosistem pembayaran dan layanan digitalnya untuk mendukung kebutuhan dompet digital ketika traveling.
Layanan milik Ant International ini kini dapat digunakan di lebih dari 100 negara, menghubungkan merchant ke 1,8 miliar pengguna melalui 40 mitra pembayaran internasional.
Pada paruh pertama 2025, lebih dari 6,5 juta pengguna memanfaatkan pembayaran lintas negara Alipay+ untuk pertama kalinya—membuka peluang baru bagi pelaku usaha, dari destinasi populer hingga kota-kota kecil.
“Traveling memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi lokal, dan keberadaan dompet digital dapat mempercepat pertumbuhannya,” ujar Douglas Feagin, Presiden Ant International.
“Alipay+ mendukung sektor pariwisata melalui layanan digital dan pembayaran berbasis AI yang memungkinkan merchant online/offline, mitra pariwisata, dan perusahaan fintech menjangkau wisatawan yang terbiasa memakai aplikasi untuk kebutuhan sehari-hari.”
Di sisi infrastruktur, transaksi Alipay+ via kode QR berstandar nasional dilaporkan nyaris dua kali lipat.
Dampaknya, wisatawan bisa membayar lebih mudah ke UMKM dan merchant lokal, termasuk di destinasi Asia seperti Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Kamboja, hingga Sri Lanka.
Tren pariwisata juga memihak perjalanan jarak dekat yang bernilai-efisien: transaksi mitra Alipay+ di negara-negara Asia naik 32% secara tahunan, sementara penggunaan A+ Rewards (platform pemasaran in-app) tumbuh 57%.
Rata-rata transaksi kecil di bawah USD10 juga naik 37%, menandakan wisatawan makin sering berbelanja di pelaku usaha lokal.
Preferensi belanja turut melebar. Selain objek wisata dan kuliner, wisatawan belakangan membelanjakan anggaran untuk produk lokal seperti kecantikan, medis, hingga pendidikan.
Di Korea Selatan, misalnya, transaksi kategori K-beauty melonjak 115% year-on-year. Sementara itu, mobilitas semakin praktis: ride-hailing tercatat berlipat dua, dan transportasi umum meningkat hampir 50%, seiring makin luasnya akseptasi Alipay+ di berbagai moda.
Untuk pengalaman end-to-end, Alipay+ memperkenalkan tiga inisiatif: Alipay+ Voyager (AI travel agent terintegrasi dengan Trip.com, Agoda, dan Grab), Alipay+ GenAI Cockpit (AI-as-a-Service bagi dompet digital untuk membangun layanan AI-native), serta perluasan refund pajak Global Blue di lebih banyak mitra.
Kombinasi pembayaran lintas negara dan layanan berbasis AI ini ditujukan agar wisatawan bisa “bertransaksi seperti warga lokal” sembari mendorong pertumbuhan inklusif bagi merchant global.
Dengan jangkauan negara yang kian luas, pertumbuhan transaksi QR standar nasional, dan fitur-fitur AI baru, Alipay+ memosisikan diri sebagai jembatan antara wisatawan dan pelaku usaha—mendorong konsumsi yang lebih mudah, aman, dan relevan di ekosistem pariwisata digital.

