Kamis, Februari 5, 2026
More

    Acer Perkuat Ekosistem Esports Indonesia lewat APAC Predator League 2026

    Acer kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri esports Tanah Air melalui penyelenggaraan APAC Predator League 2026.

    Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga bagian dari komitmen berkelanjutan Acer dalam membangun ekosistem esports nasional dan mendorong talenta muda Indonesia ke panggung internasional.

    Dalam Indonesian Finals: Road to APAC Predator League 2026 yang digelar di Mall Artha Gading, Jakarta, Acer mempertemukan tim-tim esports terbaik Indonesia di dua cabang utama: Valorant dan DOTA 2.

    Selama dua hari penyelenggaraan, ribuan penggemar esports hadir langsung di lokasi maupun menyaksikan jalannya pertandingan secara daring melalui kanal YouTube Predator Gaming Indonesia.

    Leny Ng, President Director Acer Indonesia, menyebut Asia Pacific Predator League sebagai wujud konkret dukungan perusahaan terhadap esports.

    “Asia Pacific Predator League merupakan wujud nyata komitmen Acer dalam mendukung pertumbuhan ekosistem esports nasional. Kami bangga melihat semangat, kerja keras, dan sportivitas luar biasa dari para tim yang bertanding,” jelasnya.

    “Kami berharap para perwakilan Indonesia dapat memberikan penampilan terbaik di Grand Final mendatang, serta membawa nama baik bangsa ke panggung internasional.”

    4 Tim Esports Indonesia Lolos ke Grand Final APAC Predator League 2026 di India

    Melalui kompetisi ini, Acer membuka jalur bagi tim-tim Indonesia untuk bersaing di tingkat Asia Pasifik.

    Empat tim terbaik yang terdiri dari RRQ dan BOOM Esports dari cabang Valorant, serta Rekonix dan Veroja dari cabang DOTA 2 berhasil lolos sebagai juara nasional.

    Mereka nantinya akan bertanding di Grand Final APAC Predator League 2026 di New Delhi, India, yang akan berlangsung pada 11–12 Januari 2026 yang memperebutkan total hadiah senilai Rp 6,6 miliar.

    Selain pertandingan inti di Valorant dan DOTA 2, Acer juga menghadirkan rangkaian kegiatan pendukung seperti turnamen Tekken 8 dan Cosplay Competition.

    Melalui pendekatan multi-title dan format offline yang melibatkan komunitas, Acer berupaya menjadikan Predator League sebagai wadah yang tidak hanya menonjolkan kompetisi, tetapi juga memperkuat interaksi antara pemain, penggemar, dan komunitas esports Indonesia.

    Dengan konsistensi penyelenggaraan dan dukungan terhadap berbagai cabang gim populer, Acer berharap ekosistem esports nasional dapat terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan, sekaligus melahirkan lebih banyak pemain dan tim yang mampu bersaing di tingkat global.

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    - Advertisment -
    Google search engine

    Artikel Terbaru

    Gadget Terbaru