Kamis, Februari 5, 2026
More

    Canon EOS C50: Kamera Cinema 7K Paling Ringkas dan Fleksibel

    Di tengah kebutuhan produksi video yang menuntut kualitas sinematik tanpa mengorbankan mobilitas, Canon menghadirkan Canon EOS C50 sebagai jawaban untuk sineas profesional, fotografer, maupun kreator konten digital.

    Kamera Cinema EOS hybrid full-frame terkecil di jajaran Cinema EOS ini mengusung sensor CMOS full-frame 7K terbaru dan dirancang agar tetap ringkas, namun tetap menghadirkan fitur kelas profesional.

    Sebagai kamera Cinema EOS pertama yang mengadopsi teknologi open gate recording 3:2, EOS C50 menawarkan fleksibilitas tinggi untuk berbagai format distribusi konten, baik horizontal maupun vertikal, tanpa harus mengorbankan area gambar.

    Dipadukan dengan sistem autofocus cerdas Dual Pixel CMOS AF II, kamera ini menyasar pengguna yang menginginkan workflow cepat, presisi tinggi, dan kualitas gambar yang konsisten.

    Fitur dan Spesifikasi Canon EOS C50

    Kamera Cinema EOS hybrid full-frame terkecil

    Canon EOS C50 diposisikan sebagai kamera Cinema EOS hybrid full-frame terkecil di lini Cinema EOS.

    Bodinya yang ringkas dan ringan memudahkan integrasi dengan beragam rig modern, baik untuk produksi film, iklan, maupun konten digital.

    Desain ini memberi keleluasaan bagi kru produksi untuk menempatkan kamera di ruang sempit, gimbal, rig mobil, hingga setup vertical shooting tanpa beban berlebih.

    Orientasi horizontal dan vertikal pada EOS C50 juga dapat disesuaikan secara otomatis, sehingga kreator dapat memproduksi konten untuk layar lebar dan media sosial dari satu perangkat yang sama.

    Dengan pendekatan ini, Canon berusaha menjembatani kebutuhan produksi profesional dan kebutuhan distribusi multi-platform yang semakin umum di industri kreatif saat ini.

    Kamera Canon EOS C50, kamera Cinema EOS full-frame 7K dengan bodi ringkas

    Sensor CMOS full-frame 7K

    Dari sisi imaging, Canon EOS C50 dipersenjatai sensor CMOS full-frame 7K terbaru. Kamera ini mampu merekam video RAW internal hingga 7K 60P, memberikan ruang besar untuk grading dan finishing di tahap pascaproduksi.

    Untuk kebutuhan aksi cepat dan slo-mo sinematik, EOS C50 juga mendukung perekaman kecepatan tinggi hingga 4K 120P dan 2K 180P.

    Teknologi open gate recording 3:2 memungkinkan pemanfaatan penuh area sensor. Hal ini sangat berguna untuk fleksibilitas reframing di proses editing, serta memudahkan konversi konten ke format horizontal maupun vertikal tanpa kehilangan informasi penting di frame.

    Pendekatan open gate ini membuat satu pengambilan gambar dapat dioptimalkan untuk berbagai platform distribusi sekaligus, sehingga efisiensi produksi meningkat.

    Dual Pixel CMOS AF II

    Di sektor autofocus, Canon menyematkan Dual Pixel CMOS AF II yang sudah dikenal responsif dan andal.

    Sistem AF ini menawarkan deteksi dan pelacakan subjek secara cepat dan akurat, termasuk mata manusia, hewan, hingga objek bergerak lainnya.

    Kreator dapat mengatur kecepatan dan respons AF sesuai kebutuhan gaya pengambilan gambar, misalnya untuk adegan dramatis yang membutuhkan fokus halus atau aksi cepat yang menuntut perpindahan fokus agresif.

    Kemampuan pelacakan subjek ini sangat relevan untuk produksi film, dokumenter, hingga konten digital yang dinamis.

    Dengan AF yang konsisten dan dapat diandalkan, operator kamera dapat lebih fokus pada komposisi dan storytelling, sementara sistem autofocus bekerja menjaga ketajaman subjek utama di berbagai situasi pencahayaan dan pergerakan.

    Kamera Canon EOS C50, kamera Cinema EOS full-frame 7K dengan bodi ringkas

    Handle profesional, audio XLR

    Untuk mendukung kebutuhan produksi profesional, EOS C50 dibekali handle unit yang dapat dilepas-pasang.

    Handle ini menyediakan dua terminal audio profesional 3-pin XLR, kontrol audio, tombol REC, serta tuas zoom sehingga pengaturan audio dan kontrol kamera bisa dilakukan dengan lebih ergonomis.

    Fitur ini penting ketika kamera digunakan dalam setup dokumenter, liputan, atau produksi film yang membutuhkan kualitas audio serius.

    Di sisi workflow, Canon menyertakan dukungan Frame.io Camera to Cloud pada EOS C50. Fitur ini memungkinkan pengguna mengirimkan file proxy langsung dari kamera ke cloud secara real-time, sehingga proses review, kolaborasi, hingga pascaproduksi dapat dipercepat.

    Dalam workflow tim yang tersebar di berbagai lokasi, kemampuan upload langsung dari kamera ke cloud membuat proses editing bisa dimulai bahkan sebelum kru kembali ke studio.

    Spesifikasi singkat Canon EOS C50:

    Aspek Detil
    Tipe kamera Kamera Cinema EOS hybrid full-frame paling ringkas
    Sensor CMOS full-frame 7K terbaru
    Resolusi foto Hingga 32MP
    Perekaman RAW internal Hingga 7K 60P
    Perekaman kecepatan tinggi Hingga 4K 120P dan 2K 180P
    Mode open gate Open gate recording 3:2, pemanfaatan penuh area sensor
    Sistem autofocus Dual Pixel CMOS AF II, deteksi mata manusia, hewan, dan objek bergerak
    Audio Handle dengan 2 terminal audio profesional 3-pin XLR dan kontrol audio
    Kontrol tambahan Tombol REC dan tuas zoom pada handle unit
    Konektivitas workflow Frame.io Camera to Cloud, pengiriman file proxy langsung ke cloud
    Orientasi pengambilan Dukungan horizontal dan vertikal dengan penyesuaian otomatis
    Garansi Garansi resmi Canon 1 tahun
    Harga resmi (body only) Rp 49.999.000 (sudah termasuk PPN 11%)
    Distributor Indonesia PT Datascrip

    FAQ (People Also Ask)

    1. Apa keunggulan utama Canon EOS C50 dibanding kamera Cinema EOS lain?

    Canon EOS C50 adalah kamera Cinema EOS hybrid full-frame paling ringkas yang menggunakan sensor CMOS full-frame 7K terbaru dan menjadi yang pertama mengusung teknologi open gate recording 3:2 di lini Cinema EOS.

    Kamera ini mendukung perekaman RAW internal hingga 7K 60P, kecepatan tinggi hingga 4K 120P/2K 180P, serta fitur workflow modern seperti Frame.io Camera to Cloud.

    2. Apakah Canon EOS C50 cocok untuk konten media sosial vertikal?

    Ya, teknologi open gate recording 3:2 pada Canon EOS C50 memungkinkan pemanfaatan penuh area sensor sehingga memudahkan reframing dan konversi ke format horizontal maupun vertikal.

    Orientasi kamera juga dapat disesuaikan secara otomatis, membuat satu pengambilan gambar dapat dioptimalkan untuk layar lebar dan konten media sosial.

    3. Bagaimana sistem autofocus pada Canon EOS C50?

    EOS C50 menggunakan Dual Pixel CMOS AF II yang menawarkan deteksi dan pelacakan subjek cepat dan akurat.

    Sistem ini mampu mendeteksi mata manusia, hewan, hingga objek bergerak lainnya. Pengguna juga bisa mengatur kecepatan dan respons AF sesuai kebutuhan pengambilan gambar, baik untuk adegan dramatis maupun aksi cepat.

    4. Berapa harga dan garansi Canon EOS C50 di Indonesia?

    Canon EOS C50 (Body only) dijual dengan harga Rp 49.999.000 (sudah termasuk PPN 11%) di Indonesia.

    Pembeli mendapatkan garansi resmi Canon selama 1 tahun, didukung jaringan Canon Service Center di berbagai kota untuk perawatan unit dan ketersediaan suku cadang resmi.

    5. Apakah Canon EOS C50 mendukung workflow cloud modern?

    Ya, Canon EOS C50 sudah mendukung Frame.io Camera to Cloud, yang memungkinkan pengguna mengirimkan file proxy langsung dari kamera ke cloud.

    Hal ini mempercepat proses kolaborasi dan pascaproduksi karena tim editor dapat segera mulai bekerja bahkan ketika proses pengambilan gambar masih berlangsung.

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    - Advertisment -
    Google search engine

    Artikel Terbaru

    Gadget Terbaru