MainGadget
Fitur

CES 2026: Rangkuman Teknologi yang Akan Hadir

Pameran teknologi CES 2026 di Las Vegas akan kembali menjadi panggung utama bagi inovasi konsumen global. Consumer Electronics Show tahun ini dijadwal

RedaksiRedaksi
11 Desember 2025 · 6 menit baca
CES 2026: Rangkuman Teknologi yang Akan Hadir

Pameran teknologi CES 2026 di Las Vegas akan kembali menjadi panggung utama bagi inovasi konsumen global.

Consumer Electronics Show tahun ini dijadwalkan membuka pintu pada 6 Januari 2026, dengan puluhan ribu pengunjung dan ratusan brand teknologi besar hadir di berbagai hall dan convention center.

Mulai dari laptop dan PC, TV, smart home, robot, hingga mobil listrik, CES 2026 diprediksi akan didominasi oleh satu tema besar: AI.

Di hampir setiap booth, konferensi pers, hingga demo tertutup, teknologi kecerdasan buatan akan menjadi benang merah.

Fokusnya tidak hanya pada chatbot, tetapi juga bagaimana AI tertanam di perangkat, dari CPU hingga mobil. Berikut rangkuman produk teknologi terbaru yang perlu kamu tahu menjelang CES 2026.

Sekilas Gambaran CES 2026

Sebagai pameran teknologi konsumen terbesar di dunia, CES 2026 tetap menjadi barometer tren industri.

Brand elektronik, komputasi, otomotif, hingga smart home memanfaatkan panggung ini untuk menunjukkan roadmap produk selama satu tahun ke depan.

Hampir semua kategori akan tersentuh AI: laptop dengan chip khusus AI, TV dengan pemrosesan gambar berbasis AI, robot rumah tangga yang makin cerdas, sampai mobil listrik dengan sistem bantuan pengemudi yang lebih pintar.

Bagi penggemar gadget dan teknologi, CES tahun ini adalah momen penting untuk melihat arah industri di 2026.

Ke halaman berikutnya.

Komputasi: CPU baru, GPU, dan laptop AI

Di sektor komputasi, CES 2026 sudah dipastikan menjadi tahun yang padat rilis. Intel telah mengonfirmasi akan memperkenalkan lini CPU Panther Lake di ajang ini.

Di sisi lain, CEO AMD, Lisa Su, dijadwalkan mengisi keynote pembukaan, dengan rumor peluncuran prosesor Ryzen 7 9850X3D yang menyasar performa tinggi.

Nvidia juga menyiapkan konferensi pers sendiri, dengan spekulasi kehadiran RTX 50 “Super” Series sebagai kartu grafis generasi baru.

Artinya, tiga raksasa komputasi – Intel, AMD, dan Nvidia – sama-sama menjadikan CES 2026 sebagai panggung kunci.

Di perangkat, brand seperti Acer, ASUS, Lenovo, Razer dan lainnya diperkirakan membawa laptop dan PC terbaru.

Beberapa model akan menggunakan chip Qualcomm Snapdragon X2 Elite dan X2 Elite Premium, penerus Snapdragon X Elite generasi saat ini.

Chip baru ini diharapkan menghadirkan peningkatan efisiensi dan kemampuan AI on-device.

Pengalaman generasi sebelumnya sudah menunjukkan peningkatan signifikan di sisi baterai dan produktivitas harian.

Karena itu, laptop dengan Snapdragon X2 akan banyak disorot sebagai “AI PC” yang siap dipakai kerja seharian tanpa sering mencari colokan.

Ke halaman berikutnya.

TV dan layar: OLED, mini-LED, TV transparan

Meski komputasi ramai, dunia TV tetap punya warisan kuat di CES. Brand besar seperti Samsung, LG, Sony, Hisense, dan TCL biasanya menghadirkan jajaran TV flagship mereka di Las Vegas.

Samsung akan menggelar acara “The First Look” pada 4 Januari 2026, menampilkan produk dari divisi TV, peralatan rumah, dan mobile. Di ajang ini, publik bisa saja melihat TV OLED baru serta teknologi layar lain yang diperbarui.

Sony dikabarkan menyiapkan teknologi “True RGB”, istilah yang baru saja mereka daftarkan dan mengarah pada TV mini-LED generasi baru.

Sementara itu, LG akan memamerkan berbagai produk, termasuk LG Signature OLED T, yang diklaim sebagai TV OLED transparan 4K pertama di dunia dan telah diperkenalkan beberapa bulan sebelumnya.

Tidak menutup kemungkinan LG juga membawa seri C6 dan G6 OLED sebagai penerus line-up populer mereka.

Teknologi gambar lain yang dinanti adalah Dolby Vision 2, yang pertama kali disebut di IFA 2025 dan saat itu baru didukung satu TV Hisense.

CES 2026 berpeluang menjadi panggung untuk memperlihatkan lebih banyak TV yang mendukung standar gambar baru ini, dengan peningkatan detail dan rentang dinamis.

Ke halaman berikutnya.

Smartphone: bukan fokus utama, tapi tetap hadir

Secara tradisi, CES bukan ajang utama untuk peluncuran smartphone flagship, karena industri mobile lebih mengandalkan MWC Barcelona pada awal Maret 2026 untuk pengumuman besar.

Namun, itu bukan berarti Las Vegas akan sepi perangkat mobile. Samsung baru saja mengumumkan Galaxy Z Trifold, ponsel lipat dengan dua engsel yang menjadi salah satu desain lipat paling unik dan akan masuk ke pasar AS dalam beberapa bulan ke depan.

CES 2026 memberikan panggung bagus untuk memamerkan perangkat lipat ini di hadapan audiens global.

Selain itu, ada kemungkinan teaser awal Samsung Galaxy S26, mengingat seri flagship tersebut diperkirakan meluncur pada acara tersendiri di akhir Januari.

Brand lain seperti Motorola (di bawah Lenovo), TCL, dan Sony juga berpotensi membawa pembaruan atau demo teknologi mobile yang akan mereka rilis sepanjang tahun.

Ke halaman berikutnya.

Smart home dan robot rumah tangga

Tren smart home di CES sangat dipengaruhi apa yang terjadi di IFA 2025 Berlin, di mana robot vacuum, robot pel lantai, pemotong rumput otomatis, hingga pembersih kolam tampak hampir di setiap sudut hall.

Pola serupa kemungkinan besar terulang di CES 2026. Robot rumah tangga kini tidak hanya menyedot debu, tetapi juga mampu memanjat rintangan tertentu, naik turun permukaan, atau memiliki lengan robot yang bisa mengambil kaus kaki di lantai.

Di CES, produk-produk ini akan memamerkan bagaimana AI dan sensor canggih membantu mengotomasi pekerjaan rumah dengan lebih halus dan presisi.

Otomotif: dari konsep ke komersialisasi

Satu perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir adalah semakin kuatnya kehadiran brand otomotif di CES.

Jika pada awal 2010-an jumlahnya masih minim, kini beberapa nama besar memanfaatkan pameran teknologi ini sebagai ajang unjuk gigi.

BMW rutin mengambil area luas di kawasan parkir convention center untuk menampilkan mobil konsep dan teknologi interiornya.

Brand non-otomotif tradisional seperti Sony dan Xiaomi pun ikut menghadirkan kendaraan listrik dan solusi mobilitas pintar mereka.

Walau tidak semua analis memprediksi pengumuman besar di sektor otomotif di CES 2026, ajang ini tetap penting sebagai update status produksi mobil listrik (EV) dan teknologi yang sebelumnya hanya diperlihatkan sebagai konsep.

Fokusnya bergeser dari sekadar “show car” ke bagaimana fitur benar-benar masuk ke lini produksi dan siap digunakan konsumen.

Ke halaman berikutnya.

AI dan Agentic AI: topik utama CES 2026

Di atas semua kategori produk, AI akan menjadi kata kunci utama di CES 2026. Hampir setiap perangkat baru, dari CPU, laptop, TV, robot, hingga mobil, akan membawa narasi “AI inside”.

Salah satu istilah yang diperkirakan sering muncul adalah “Agentic AI”. Jika sebelumnya AI banyak hadir dalam bentuk chatbot yang menjawab pertanyaan dan mengobrol, fokus Agentic AI adalah aksi.

Contohnya, asisten AI yang tidak hanya merencanakan perjalanan, tetapi juga langsung memesan tiket pesawat, mengatur hotel, hingga reservasi restoran.

Hal menarik lain adalah dorongan menuju pemrosesan AI di perangkat (on-device AI). Dengan prosesor yang semakin kuat, banyak tugas AI bisa dijalankan langsung di laptop, ponsel, atau TV tanpa bergantung koneksi internet.

Pendekatan ini membantu meningkatkan privasi data dan mengurangi ketergantungan pada cloud.

Penutup: apa yang bisa diantisipasi dari CES 2026?

CES 2026 akan menjadi peta awal tren teknologi konsumen selama setahun penuh.

Dari CPU dan GPU baru, laptop AI, TV OLED transparan, robot smart home, hingga mobil listrik dan Agentic AI, hampir semua sektor bergerak menuju integrasi kecerdasan buatan yang lebih dalam.

Bagi penggemar gadget, pelaku industri, dan konsumen yang ingin tahu arah teknologi 2026, Las Vegas akan menjadi tempat di mana semua puzzle itu mulai tersusun.

Tinggal menunggu pintu pameran dibuka pada 6 Januari dan melihat produk mana yang benar-benar siap masuk ke rumah, kantor, dan garasi kamu.

Artikel Terkait