AI di kamera hp Samsung kini mendorong fotografer amatir dan content creator mendapatkan hasil profesional lebih cepat. Dengan ProVisual Engine dan fitur generatif, Galaxy S Series menyederhanakan pengambilan dan pengeditan foto.
Perjalanan AI ini bukan tiba-tiba: dari deteksi pemandangan sampai kemampuan generatif sekarang, setiap langkah memperbaiki bagaimana hp mengenali scene, mengolah gambar, dan mempermudah editing real-time.
Berikut perjalanan AI di kamera Samsung Galaxy:
- Era Awal (deteksi pemandangan): Galaxy S9 dan S20 mengenalkan scene detection dan Super Slow-mo untuk menangkap gerakan.
- Stabilisasi & portrait: Galaxy S21–S22 memperbaiki Super Steady dan natural skin tone di mode portrait.
- Nightography & ProVisual: Galaxy S23–S25 (termasuk sensor 200MP S23 Ultra) menambah kemampuan low-light dan memperkenalkan ProVisual Engine yang dilatih dengan ratusan juta dataset.
Langkah-langkah ini menandakan pergeseran dari koreksi pasif menuju kemampuan AI yang lebih proaktif dan kreatif.
Fitur seperti Generative Fill dan Real-time Editing memungkinkan pengguna menghapus objek, mengisi area, atau menyesuaikan latar tanpa perlu komputer.
ProVisual Engine membuat semua itu berlangsung lebih cepat dan lebih akurat, sehingga proses pembuatan konten menjadi ringkas — dari pengambilan sampai publikasi.
Lalu apa manfaat nyata untuk pengguna hp sehari-hari?
- Lebih sedikit waktu editing: AI otomatis memperbaiki exposure, warna, dan komposisi.
- Hasil konsisten di low light: detail lebih baik tanpa tripod atau lampu tambahan.
- Kreativitas yang lebih mudah: generative tools membuka kemungkinan baru untuk storytelling visual.
Ilham Indrawan menyatakan, “Samsung terus konsisten meningkatkan kecerdasan AI agar siapa saja bisa mendapatkan foto yang bagus dan berkreasi dengan mudah.”
Kedepannya Samsung memusatkan inovasi AI kamera pada tiga aspek utama:
- Kecepatan untuk kebutuhan real-time
- Kemudahan agar editing lebih intuitif
- Personalisasi sesuai preferensi pengguna
Pendekatan ini membuat kamera hp Samsung semakin relevan bagi content creator dan pengguna umum.
Samsung ingin AI tidak hanya pintar, tetapi juga responsif saat digunakan di lapangan—memberi hasil yang sesuai preferensi pengguna tanpa proses yang rumit.
Jadi AI di kamera bukan sekadar fitur tambahan — ia mengubah hp menjadi studio kreatif yang selalu siap dipakai.

